▴ZONA INTEGRITAS▴ Revitalisasi BKM se-Pulau Belitung: Kemenag Babel Dorong Masjid Jadi Pusat Layanan dan Inovasi Umat

Gambar : Foto Kegiatan Revitalisasi BKM se-Pulau Belitung
Tanjungpandan (21/11) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Kegiatan Revitalisasi Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Pulau Belitung yang dipusatkan di Hotel BW Inn Belitung. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan pengurus masjid dari Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
Acara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kep. Bangka Belitung, H. Pril Marori, S.T., M.M., dan turut berkolaborasi dengan tim Masjid Raya Bintaro Jaya sebagai narasumber utama. Kehadiran tim ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan praktik terbaik dalam tata kelola masjid modern.
Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Babel, H. Abdul Rohim, S.Ag., M.H., serta perwakilan dari Kemenag Kabupaten Belitung yang diwakilkan oleh Plt. Kasubbag TU sekaligus Kasi Bimas Islam Kankemenag Belitung, H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai inovasi program kemasjidan yang dapat memberi manfaat luas bagi jamaah dan masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi:
• Penyediaan bantal dan guling untuk musafir,
• Layanan makanan dan minuman gratis,
• Program ATM beras,
• Pinjaman antiriba,
• Serta sejumlah program pemberdayaan jamaah yang terbukti berdampak sosial.
Selain inovasi layanan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pembuatan konten digital untuk mempromosikan program masjid agar lebih dikenal secara luas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan engagement masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya.
Kegiatan ini turut menggandeng platform kitabisa.com dalam hal penghimpunan dana berbasis digital. Melalui kolaborasi ini, masjid diharapkan mampu memaksimalkan potensi pendanaan publik yang transparan, aman, dan mudah dijangkau.
Dengan terselenggaranya kegiatan revitalisasi ini, Kemenag Babel berharap masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat layanan sosial, pemberdayaan, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat di Pulau Belitung. (Nrl)
1.png)




