▴ZONA INTEGRITAS▴ Penyuluh KUA Tanjungpandan Beri Bimbingan di SMA PGRI: Wujudkan Generasi Emas yang Berakhlak Mulia

Gambar : Foto Bersama Kegiatan Bimbingan di SMA PGRI Tanjungpandan
Tanjungpandan (8/10) — Kegiatan rutin bimbingan penyuluhan agama Islam di SMA PGRI Tanjungpandan kembali dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025. Kegiatan yang merupakan agenda pembinaan berkala dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanjungpandan ini berlangsung penuh semangat dan antusias dari para siswa.
Adapun tim penyuluh yang hadir yaitu H. Uniati Alamsyah, S.Ag., Sundari, S.I.Kom., Sri Subekti, S.Pd.I., dan Rudy Ermawan, S.Pd.I.. Mereka memberikan berbagai bentuk bimbingan, antara lain bimbingan baca Al-Qur’an, bimbingan baca Iqra’, serta motivasi keagamaan dan karakter bagi para pelajar.
Dalam penyampaiannya, para penyuluh menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Melalui pendekatan yang hangat dan komunikatif, siswa diajak untuk menjadi generasi emas, yaitu generasi yang rajin belajar, berbakti kepada orang tua, dan menghormati guru.
“Menuntut ilmu adalah ibadah. Jadilah generasi emas yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa. Jangan menjadi generasi yang malas belajar, karena itu termasuk generasi yang merugi,” pesan salah satu penyuluh, H. Uniati Alamsyah, S.Ag., dalam sesi motivasi.
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter pelajar yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan akhlak remaja agar terhindar dari perilaku negatif yang marak di kalangan generasi muda.
Program bimbingan rutin setiap hari Rabu ini mendapat sambutan baik dari pihak sekolah. Para guru mengapresiasi kontribusi KUA Tanjungpandan yang secara konsisten hadir untuk mendampingi peserta didik dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan moral.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMA PGRI Tanjungpandan dapat terus berkembang menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan berakhlak islami, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam membentuk masyarakat yang religius, moderat, dan berkeadaban. (Rd)
1.png)



