▴ZONA INTEGRITAS▴ Pokjaluh Kemenag Belitung Lakukan Studi Tiru ke Pokjaluh Kemenag Bantul, Yogyakarta

Gambar : Foto Bersama Pokjaluh Kemenag Belitung Studi Tiru ke Pokjaluh Kemenag Bantul, Yogyakarta
Bantul, Yogyakarta (18/11) — Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Belitung melaksanakan kegiatan Studi Tiru ke Pokjaluh Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan penyuluhan agama Islam serta memperkuat inovasi program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Setibanya di Bantul, rombongan Pokjaluh Belitung disambut langsung oleh Ketua Pokjaluh Kabupaten Bantul bersama jajaran penyuluh agama. Mereka memaparkan sejumlah program unggulan, model pembinaan, serta strategi efektivitas dakwah di wilayah Bantul yang selama ini dikenal progresif dalam mengembangkan kegiatan keagamaan berbasis masyarakat.
Ketua Pokjaluh Belitung dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Studi Tiru ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas penyuluh, sekaligus mencari praktik baik yang dapat diadaptasi dan diterapkan di Belitung.
"Bantul adalah salah satu daerah dengan inovasi penyuluhan yang sangat maju. Kami ingin belajar bagaimana penyuluh di sini membangun kolaborasi, mengelola program, dan memberdayakan masyarakat secara lebih efektif," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokjaluh Bantul menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan dari Belitung. Ia menegaskan bahwa pertukaran pengalaman antar-daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran penyuluh agama Islam sebagai agen pembangunan umat.
"Kami sangat senang bisa berbagi pengalaman. Semoga praktik yang kami jalankan di Bantul dapat memberikan inspirasi bagi Pokjaluh Belitung," ungkapnya.
Dalam sesi diskusi, Khotimatul Husna, S.Ag., M.E, mewakili Pokjaluh Bantul, memaparkan kiat-kiat meraih prestasi dalam PAI Awards, yaitu melalui kerja cerdas, kerja keras, dan kerja spiritual. Pemaparan tersebut memberikan perspektif baru bagi rombongan Belitung mengenai strategi efektif dalam meningkatkan kinerja penyuluh.
Selain itu, rombongan Pokjaluh Belitung juga berkesempatan melihat langsung proses administrasi penyuluhan, metode pendokumentasian kegiatan, serta inovasi berbasis budaya lokal yang menjadi kekuatan khas wilayah Bantul.
Kegiatan Studi Tiru ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Pokjaluh Kemenag Belitung dalam memperkuat kualitas program penyuluhan agama Islam, sehingga semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab tantangan zaman.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pokjaluh Kemenag Belitung membawa pulang berbagai inspirasi dan gagasan baru yang siap untuk diimplementasikan dalam layanan penyuluhan di daerah. Semoga kolaborasi dan pertukaran pengetahuan ini terus berlanjut guna memajukan penyuluhan agama Islam di tanah air. (Rsd)
1.png)




