▴ZONA INTEGRITAS▴ Penyuluh Agama Islam Jadi Tour Guide di Batu Baginda: Kisah Inspiratif Aisyah Ratuning Prameswari

Gambar : Foto Penyuluh Agama Islam Jadi Tour Guide di Batu Baginda
Membalong (9/10) — Sosok Aisyah Ratuning Prameswari mungkin lebih dikenal sebagai Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Namun, di balik tugas dakwah dan penyuluhannya, Aisyah juga menorehkan kiprah luar biasa di bidang pariwisata. Ia menjadi pemandu wisata (tour guide) bagi wisatawan asal Belanda yang berkunjung ke geosite Batu Baginda, Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong.
Dengan kefasihan berbahasa asing dan pembawaan yang ramah, Aisyah memandu wisatawan mengenal keindahan alam sekaligus nilai spiritual dan budaya yang melekat pada Batu Baginda — formasi batu granit raksasa yang oleh masyarakat setempat diyakini memiliki nilai sejarah dan makna tersendiri.
Lebih dari sekadar menerjemahkan atau mengenalkan destinasi wisata, Aisyah memainkan peran penting sebagai penjembatan dua dunia: antara kearifan lokal masyarakat Belitung dengan perspektif global para wisatawan. Ia menjelaskan bukan hanya tentang asal-usul nama Batu Baginda dan posisinya dalam gugusan Geopark Belitung, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat setempat memaknai alam sebagai bagian dari ibadah dan pelestarian ciptaan Tuhan.
“Pariwisata bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga tentang bagaimana kita memaknai dan menjaga ciptaan Allah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Aisyah penuh semangat.
Kehadiran Aisyah sebagai penyuluh yang aktif di dunia pariwisata mencerminkan sinergi antara agama, budaya, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menunjukkan bahwa penyuluh agama tidak hanya berdakwah di mimbar atau ruang pengajian, tetapi juga bisa hadir di tengah masyarakat — bahkan di puncak batu granit raksasa — untuk menebar nilai-nilai moderasi beragama, keramahan, dan edukasi lingkungan.
Dengan semangat pengabdian dan kemampuan lintas bidang, Aisyah Ratuning Prameswari menjadi contoh nyata penyuluh agama Islam yang adaptif, inspiratif, dan berwawasan global, membawa wajah Islam yang damai dan bersahabat di mata dunia. (Arf)
1.png)




