▴ZONA INTEGRITAS▴ Penyuluh Agama Islam Beri Pembinaan Mualaf: Tekankan Pentingnya Bersyukur dan Menunaikan Zakat

Gambar : Foto Bersama Penyuluh Agama Islam Beri Pembinaan Mualaf
Tanjungpandan (4/10) — Dalam upaya memperkuat pemahaman keislaman bagi para mualaf, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Rudy Ermawan, S.Pd.I, melaksanakan pembinaan keagamaan kepada para mualaf yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung bekerja sama dengan Majelis Cinta Baitullah (MCB).
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat belajar, dihadiri oleh sejumlah mualaf binaan BAZNAS Belitung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Muhammadiyah dan Noval selaku pimpinan BAZNAS Kabupaten Belitung, serta Ketua MCB H. Susanto.
Dalam materinya, Rudy Ermawan menyampaikan pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Ia menjelaskan bahwa rasa syukur bukan hanya diwujudkan dalam ucapan, tetapi juga melalui sikap, perbuatan, dan ketaatan kepada Allah.
“Menjadi seorang muslim berarti belajar untuk bersyukur atas setiap nikmat, baik besar maupun kecil. Syukur menjadikan hati tenang dan memperkuat keimanan,” ujarnya dalam pembinaan tersebut.
Selain itu, Rudy juga memberikan penjelasan tentang kewajiban membayar zakat sebagai salah satu rukun Islam yang memiliki dimensi spiritual dan sosial. Ia menekankan bahwa zakat merupakan wujud kepedulian umat Islam terhadap sesama dan sarana untuk membersihkan harta serta menumbuhkan solidaritas sosial di masyarakat.
“Zakat tidak hanya menolong mereka yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan jiwa dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial bagi setiap muslim,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Belitung. H. Muhammadiyah menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan semacam ini sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar agama kepada mualaf agar mereka dapat menjalankan ajaran Islam dengan baik dan benar.
“Kami berharap kerja sama dengan Kemenag dan MCB terus terjalin, agar para mualaf mendapatkan bimbingan berkelanjutan dalam memperdalam iman dan ibadah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua MCB H. Susanto menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen mendampingi para mualaf, tidak hanya dari sisi spiritual tetapi juga sosial dan ekonomi, agar mereka dapat mandiri dan menjadi bagian yang utuh dari umat Islam.
Melalui pembinaan ini, diharapkan para mualaf dapat semakin mantap dalam beragama, memahami makna syukur, dan menyadari pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian serta tanggung jawab sosial dalam Islam. (Rd)
1.png)




