▴ZONA INTEGRITAS▴ MIN 1 Belitung Ikuti Lomba Olahraga Tradisional, Lestarikan Budaya Lewat Semangat Sportivitas

Gambar : Foto MIN 1 Belitung Ikuti Lomba Olahraga Tradisional
Tanjungpandan (22/10) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Belitung turut ambil bagian dalam Lomba Olahraga Tradisional yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Tanjungpandan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari 22 hingga 23 Oktober 2025, dan diikuti oleh berbagai sekolah dasar serta madrasah di wilayah Tanjungpandan.
Dalam ajang ini, MIN 1 Belitung berpartisipasi pada empat cabang olahraga tradisional, yaitu Lomba Bakiak, Lomba Balok, Lomba Enggrang, dan Lomba Hadang.
• Lomba Bakiak diikuti oleh tiga peserta yang berjalan serempak menggunakan sandal kayu panjang.
• Lomba Balok melatih kekompakan tim dengan bergantian melangkah di atas balok kayu.
• Lomba Enggrang menuntut keseimbangan dan ketangkasan peserta.
• Sementara Lomba Hadang dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari lima orang, yang beradu strategi antara tim penjaga dan tim penyerang untuk melewati garis lawan tanpa tersentuh.
Kepala MIN 1 Belitung, Meri Satia Marlina, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat siswa serta dukungan para guru pembimbing.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya berolahraga tetapi juga belajar tentang kerja sama, kebersamaan, dan pentingnya melestarikan permainan tradisional Indonesia,” ujarnya.
Senada dengan itu, Guru PJOK MIN 1 Belitung, Agung Indramahmud, S.Pd, menambahkan bahwa lomba ini menjadi wadah positif untuk menumbuhkan semangat olahraga dan memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.
“Olahraga tradisional adalah warisan budaya bangsa yang sarat nilai. Kita perlu terus memperkenalkannya agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan sportivitas luar biasa. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar madrasah dan sekolah di Kecamatan Tanjungpandan.
Melalui kegiatan KKG PJOK ini, diharapkan semangat untuk melestarikan olahraga tradisional dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda Indonesia. (Hl)
1.png)




