MIN 1 Belitung Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Korban Banjir di Sumatra

MIN 1 Belitung Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Korban Banjir di Sumatra

Gambar : Foto MIN 1 Belitung Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Korban Banjir di Sumatra


Tanjungpandan (5/12) — Suasana hening beriring rasa haru menyelimuti keluarga besar MIN 1 Belitung Ketika ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul untuk menggelar doa bersama dan penggalangan donasi bagi korban banjir yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada Jum’at (05/12/2025). Suara bacaan ayat suci Al-Qur’an menggema, menghadirkan suasana yang khusyuk dan penuh kepedulian.

Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Sulawesi telah membawa duka mendalam bagi ribuan warga. Mendengar kabar tersebut, MIN 1 Belitung mengambil inisiatif untuk mengajak warga madrasah ikut berpartisipasi memberikan bantuan mulai dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan semua ikutnya berkontribusi dalam donasi tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas sesama anak bangsa.

Acara dimulai dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, Surah Yasin, dzikir, yang di pimpin oleh Bapak Nugraha Fadhlani, S.Pd dan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Mimbar Fauzi, S.Pd. Seluruh tangan kecil siswa tampak terangkat, memohon kepada Allah agar musibah segera berlalu dan para korban diberikan ketabahan. Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penggalangan donasi.

Kepala MIN 1 Belitung Meri Satia Marlina, S.Pd.I dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Ketika kita mendengar saudara kita kehilangan rumah, pakaian, bahkan tempat untuk berlindung, hati kita terpanggil untuk membantu. Hari ini anak-anak kita berkumpul bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk berbagi cinta dan doa.”Ujarnya.

Meski berada jauh dari lokasi bencana, semangat anak-anak untuk berbagi terasa begitu dekat dan hangat. MIN 1 Belitung berharap donasi yang terkumpul bisa membantu meringankan beban para korban banjir, serta menjadi doa tulus agar mereka dapat bangkit kembali. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pelajaran berharga tentang kemanusiaan yang akan dikenang oleh seluruh warga madrasah. (Hl)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment