▴ZONA INTEGRITAS▴ MAN 1 Belitung Gelar Workshop: Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Gambar : Foto Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta
Tanjungpandan (18/10) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Belitung terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan Workshop bertema “Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran” yang digelar di Gedung Kampus B MAN 1 Belitung, Jalan Air Serkuk, Tanjungpandan, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan workshop ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Ibu Ilufa, S.T. dan Ibu Desi Wahyuni, S.Pd., M.Pd., yang memaparkan materi terkait penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pendekatan humanistik dalam proses belajar mengajar.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Bapak Fikih Sailindra, S.I.P., didampingi oleh Kepala MAN 1 Belitung, Drs. H. Banyamin, serta Pengawas Bina Madrasah, Dra. Nunung.
Dalam sambutannya, Drs. H. Banyamin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang.
“Workshop ini diharapkan dapat memperkaya wawasan guru dalam mengintegrasikan teknologi, terutama deep learning, ke dalam pembelajaran, sekaligus menanamkan nilai-nilai cinta dan kasih sayang dalam setiap proses belajar mengajar,” ungkapnya.
Seluruh guru MAN 1 Belitung mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Diskusi interaktif, sesi praktik, dan berbagi pengalaman antara narasumber serta peserta menjadikan suasana workshop berlangsung hangat dan inspiratif.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Belitung menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan sekaligus menumbuhkan karakter cinta, empati, dan kemanusiaan di lingkungan madrasah.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, madrasah berharap dapat mencetak pendidik-pendidik unggul yang siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna, modern, dan berorientasi pada karakter. (Ss)
1.png)




