KUA Badau Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMPN 1 Badau: Cegah Kenakalan dan Pernikahan Dini

KUA Badau Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMPN 1 Badau: Cegah Kenakalan dan Pernikahan Dini

Gambar : Foto Kegiatan BRUS KUA Badau di SMP Negeri 1 Badau


Badau (13/10) — Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Badau melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Badau, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Badau, H. Absarihim, bersama tim BRUS KUA Badau, serta menghadirkan sejumlah penyuluh fungsional agama Islam sebagai narasumber, yakni Ustazah Karyawati, S.Ag, Nuzlagadanta, S.Sos, dan Fikri, S.Ag.

Dalam sambutannya, H. Absarihim menjelaskan bahwa kegiatan BRUS merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan edukasi moral dan spiritual kepada remaja usia sekolah. Fokus utamanya adalah pencegahan kenakalan remaja, pencegahan pernikahan dini, serta pemberdayaan generasi muda agar berorientasi pada masa depan yang positif.

“Remaja adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibimbing. Saat ini, tantangan mereka sangat kompleks — mulai dari pernikahan dini, seks bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga perilaku negatif seperti balapan liar dan bullying,” ungkap H. Absarihim.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan para pelajar agar tetap fokus pada pendidikan, menjauhi pergaulan bebas, dan memperkuat karakter Islami,” tambahnya.

Para narasumber dari tim penyuluh menyampaikan materi yang dikemas secara interaktif dan inspiratif. Peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya pernikahan dini, hak-hak anak dan remaja, serta pentingnya menempuh pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi sebagai bekal membangun masa depan.

Ustazah Karyawati, S.Ag menegaskan bahwa remaja harus mampu memilah pergaulan dan menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Nuzlagadanta, S.Sos menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di media sosial.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat. Para siswa tampak aktif bertanya dan berdiskusi tentang persoalan remaja masa kini. Guru dan pihak sekolah juga memberikan apresiasi atas kehadiran tim KUA Badau yang dinilai sangat relevan dalam memberikan pembinaan karakter bagi peserta didik.

Di akhir kegiatan, Kepala KUA Badau mengingatkan pentingnya peran sekolah, orang tua, dan lembaga keagamaan dalam membangun sinergi pembinaan remaja.

“Mereka adalah generasi penerus kita. Dengan bimbingan yang tepat, Insyaallah mereka akan tumbuh menjadi remaja yang berakhlak, cerdas, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Melalui program BRUS ini, KUA Badau berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, sebagai mitra dalam pembentukan karakter remaja Islami dan berdaya saing tinggi di era modern. (Abs)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment