Kolaborasi Penyuluh Agama dan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah

Kolaborasi Penyuluh Agama dan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah

Gambar : Kolaborasi Penyuluh Agama dan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah dalam Program Pencegahan Pernikahan Dini di Kecamatan Sijuk


Tanjungpandan - Kolaborasi Penyuluh Agama dan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah dalam Program Pencegahan Pernikahan Dini di Kecamatan Sijuk

Sijuk, 12 November 2025
Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya perencanaan masa depan dan dampak negatif pernikahan dini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sijuk berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung mengadakan kegiatan penyuluhan di SMK Negeri 1 Sijuk dan SMP Negeri 2 Sijuk

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini mengusung yel-yel Gen Z: Siap, Taat, Berakhlak, Stop Pernikahan Dini”. Dalam penyuluhan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi tentang pengertian, faktor penyebab, serta dampak sosial, psikologis, dan kesehatan akibat pernikahan dini. Penyuluh agama juga menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Islam tentang kedewasaan, tanggung jawab, serta tujuan pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah.

Salah satu penyuluh agama, Bapak Sutarman, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari dakwah bil hikmah yang berorientasi pada pencegahan dan pemberdayaan remaja.

Kami ingin memberikan pemahaman sejak dini bahwa menikah bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang kesiapan mental, spiritual, dan ekonomi. Dengan memahami hal ini, anak-anak bisa fokus membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah dan Kementerian Agama untuk menekan angka pernikahan usia anak.

Kami merasa bangga dapat berkolaborasi langsung dengan penyuluh agama dalam memberikan edukasi kepada siswa. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Sijuk dan SMP Negeri 2 Sijuk turut menyambut baik kegiatan ini dan berharap penyuluhan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar para pelajar lebih sadar akan pentingnya menunda pernikahan hingga siap secara lahir dan batin.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan terbentuk sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi muda Sijuk yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment