▴ZONA INTEGRITAS▴ Kepala Kemenag Belitung Hadiri Rakor dan Evaluasi FKPP di Pantai Pendaunan

Gambar : Foto Kepala Kemenag Belitung Hadiri Rakor dan Evaluasi FKPP di Pantai Pendaunan
Sijuk (3/12) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren) Hj. Marlina, S.Hi, menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Belitung. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Pantai Pendaunan, Kecamatan Sijuk, pada Rabu (03/12/2025).
Rapat koordinasi ini diikuti oleh para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Belitung. Agenda utama pertemuan meliputi evaluasi program kerja tahun berjalan, sinergi antar lembaga pesantren, serta penyusunan arah kebijakan dan perencanaan program FKPP untuk tahun 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Belitung menyampaikan apresiasi atas peran penting pesantren dalam pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta pemberdayaan masyarakat.
“Pondok pesantren adalah pusat lahirnya generasi berkarakter, berakhlak, dan berpengetahuan. Karena itu, koordinasi melalui FKPP sangat penting untuk memastikan program pembinaan, pendidikan, dan manajemen pesantren berjalan efektif dan sesuai kebutuhan perkembangan zaman,” ujar H. Suyanto.
Beliau juga menekankan pentingnya tata kelola pesantren yang akuntabel, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan implementasi Undang-Undang Pesantren dalam berbagai aspek, termasuk keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Sementara itu, Kasi Pontren Hj. Marlina, S.Hi dalam arahannya mengajak seluruh pengurus pesantren untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kualitas administrasi kelembagaan.
“Sinergi ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi ruang kolaboratif untuk saling menguatkan, memastikan pesantren di Belitung berkembang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi program, penyampaian rekomendasi, serta penyusunan agenda prioritas FKPP tahun 2026, termasuk bidang pendidikan, pemberdayaan santri, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan penguatan kemandirian pesantren.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat hubungan antarpengelola pesantren di Kabupaten Belitung. (Ng)
1.png)




