▴ZONA INTEGRITAS▴ Kemenag Belitung Ikuti Rakor Persiapan Penilaian Pendahuluan PMPZI Kemenag Tahun 2026

Gambar : Foto Kemenag Belitung Ikuti Rakor Persiapan Penilaian Pendahuluan PMPZI Kemenag Tahun 2026
Tanjungpandan (4/12) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Pendahuluan PMPZI (Pembangunan Zona Integritas) Kementerian Agama Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI pada Kamis, 4 Desember 2025.
Pertemuan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Belitung H. Suyanto, S.Ag., M.E., Plt. Kasubbag TU, para Kepala Seksi, perwakilan setiap seksi, serta Tim PMPZI Kemenag Belitung. Rakor ini juga dihadiri oleh seluruh Kanwil, Kemenag Kabupaten/Kota, serta satuan kerja madrasah di seluruh Indonesia.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan pembuka oleh Kepala Biro Ortala Kemenag RI, Dr. Nur Arifin Efendi, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa seluruh jajaran Kementerian Agama telah melaksanakan pembangunan Zona Integritas sepanjang tahun 2025.
Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, M.A., memberikan arahan agar tim Ortala dan seluruh satuan kerja terus melakukan pembaruan laporan secara berkala, baik mingguan maupun bulanan, guna memperkuat monitoring dan evaluasi pembangunan Zona Integritas.
Beliau juga menyampaikan bahwa capaian kinerja Kementerian Agama selama beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan sejak 2010 hingga 2024. Atas capaian tersebut, Sekjen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Agama.
Pada kesempatan tersebut, Sekjen juga menegaskan dukungan penuh terhadap program “One Year, One Kanwil, One WBK” sebagai bentuk komitmen Kemenag dalam memperluas satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Melalui kegiatan ini, Kemenag Belitung berharap dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan, serta mempercepat langkah menuju peningkatan mutu layanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada reformasi birokrasi. (Ng)
1.png)




