Bimwin KUA: Bekal Catin dalam Memenuhi Kebutuhan dan Mengelola Keuangan Keluarga

Bimwin KUA: Bekal Catin dalam Memenuhi Kebutuhan dan Mengelola Keuangan Keluarga

Gambar : Foto Bersama Bimwin Catin di KUA Badau


Badau (2/10) – Kantor Urusan Agama (KUA) melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kembali memberikan pembekalan penting bagi calon pengantin (catin). Materi kali ini mengangkat tema “Memenuhi Kebutuhan dan Mengelola Keuangan Keluarga”, yang bertujuan membekali catin dalam menghadapi kehidupan rumah tangga, baik dari aspek ekonomi maupun spiritual.

Dalam sesi bimbingan ini, para peserta didorong untuk mengenali ragam kebutuhan keluarga, mulai dari primer, sekunder, hingga tersier. Tidak hanya kebutuhan fisik seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga kebutuhan nonfisik seperti kasih sayang, rasa aman, perhatian, dan keharmonisan dalam rumah tangga.

Penyuluh menjelaskan bahwa memenuhi kebutuhan keluarga adalah bagian dari ibadah dalam Islam. Oleh karena itu, pasangan suami istri perlu menempatkan pemenuhan kebutuhan secara seimbang: tidak berlebihan (israf) dan tidak boros (tabdzir).

Selain itu, para peserta diajak memahami pentingnya:

• Menyadari berbagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

• Berbagi peran dan bekerja sama sebagai tim dalam rumah tangga.

• Mengelola keuangan keluarga dengan baik agar tercipta kesejahteraan.

Materi ini juga menegaskan bahwa pernikahan memiliki dua dimensi sekaligus, yaitu:

• Dimensi Duniawi, sebagai sarana memenuhi kebutuhan hidup manusia sebagai makhluk sosial.

• Dimensi Ukhrawi, menjadikan pernikahan sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan pemahaman tersebut, diharapkan calon pengantin tidak hanya mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, tetapi juga lebih bijak dalam menyusun prioritas serta mengelola pengeluaran.

Kegiatan Bimwin ini sekaligus memberikan contoh nyata kebutuhan keluarga yang beragam, mulai dari makanan, pakaian, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan emosional seperti cinta, perhatian, komunikasi, dan rasa aman.

Melalui pembekalan ini, catin diharapkan mampu menyiapkan diri membangun rumah tangga yang harmonis, saling melengkapi, serta siap menghadapi tantangan hidup bersama dengan penuh cinta dan tanggung jawab. (Abs)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment