Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Guru PAI: Dorong Transformasi Pendidikan Lebih Humanis dan Mendalam

Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Guru PAI: Dorong Transformasi Pendidikan Lebih Humanis dan Mendalam

Gambar : Foto Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatih Daerah Transformasi Pendidikan Guru PAI Kabupaten Belitung


Tanjungpandan (4/11/) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatih Daerah Transformasi Pendidikan dengan fokus pada Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Mendalam, Penguatan Kokurikuler, Peran Guru Wali, serta Penyusunan BPP dan Modul Ajar. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Selasa, 4 November 2025 bertempat di SMPN 2 Tanjungpandan, dan diikuti oleh seluruh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Belitung.

Kegiatan Bimtek ini dirancang sebagai upaya memperkuat kapasitas guru PAI agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih humanis, relevan, serta selaras dengan tuntutan pendidikan modern. Kurikulum berbasis cinta—menjadi salah satu tema utama—didorong untuk membentuk proses belajar yang menumbuhkan empati, kedalaman makna, serta hubungan yang sehat antara guru dan peserta didik.

Acara dibuka dengan sambutan Plt. Kepala Kantor Kemenag Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., yang menekankan pentingnya transformasi pembelajaran agama dalam membentuk karakter generasi berakhlak. Ia menegaskan bahwa guru PAI memegang peran penting sebagai pendidik sekaligus pembimbing moral yang dekat dengan siswa.

Secara daring melalui Zoom Meeting, hadir pula Kabid PAPKIS Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Tri Edi Kesumo Raharjo, M.Pd, yang memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya pendekatan akademik, tetapi juga gerakan nilai untuk menghadirkan suasana belajar yang menyentuh hati, memanusiakan peserta didik, dan memperkuat peran guru sebagai teladan sekaligus pendamping.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan masuk pada sesi inti berupa pemaparan materi Bimtek. Para narasumber menyampaikan topik-topik penting meliputi:

• Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam konteks pembelajaran PAI

• Pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menumbuhkan pemahaman esensial dan keterampilan berpikir kritis

• Penguatan program kokurikuler sebagai ruang pengembangan karakter dan kreativitas

• Optimalisasi peran guru wali dalam membangun kedekatan dan pembinaan peserta didik

• Penyusunan BPP dan modul ajar yang lebih adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan siswa

Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung padat namun interaktif. Bimtek ini menjadi ruang penting bagi guru PAI untuk saling berbagi praktik baik, mengembangkan kompetensi, serta menyelaraskan pemahaman terhadap arah transformasi pendidikan nasional.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Belitung berharap guru PAI mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dengan pendekatan yang lebih menyentuh, adaptif, dan penuh cinta. (Ng)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment