Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
22 Oktober 2026 16:41 Syarah Oktrissyanti 18 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan dan IKPDB Latih Pegawai Bahasa Isyarat

Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan dan IKPDB Latih Pegawai Bahasa Isyarat
Foto Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan dan IKPDB Latih Pegawai Bahasa Isyarat

Tanjungpandan — Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah disabilitas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung bekerja sama dengan SLB Negeri Tanjungpandan dan Ikatan Keluarga Penyandang Disabilitas Belitung (IKPDB) menggelar Pelatihan Sensitivitas Disabilitas bertema “Mewujudkan Pelayanan Inklusif: Mengenal Bahasa Isyarat (BISINDO)” pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kemenag Belitung ini bertujuan meningkatkan kemampuan pegawai dan petugas pelayanan publik dalam berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, khususnya teman tuli.


Pelatihan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Hj. Marlina, S.H.I., Kasi PAI Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., PIC Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Syarah Oktrissyanti, S.I.Kom., M.M., petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta perwakilan seluruh seksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi dan komitmen Kemenag Belitung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang memperhatikan kebutuhan kelompok rentan.


Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, menyampaikan apresiasi kepada SLB Negeri Tanjungpandan dan IKPDB atas kolaborasi dalam mendukung pelayanan bagi kelompok rentan. Ia berharap pelatihan tersebut menjadi bekal bagi seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Terima kasih kepada tim IKPDB dan SLB yang telah mendukung pelayanan kelompok rentan. Jangan pernah lelah untuk memberikan pelayanan terbaik. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi peningkatan layanan Kemenag kepada masyarakat,” ujarnya.


Kepala SLB Negeri Tanjungpandan, Rhama Diniati, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya penguasaan bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi dengan penyandang disabilitas rungu. Ia berharap pelatihan ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama berkelanjutan dan praktik langsung di lingkungan pelayanan publik. Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat perlu terus dilatih agar petugas mampu memberikan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan teman tuli.


Materi pelatihan disampaikan oleh Junita Al Fora, S.Pd., bersama Arlisa, alumni SLB tunarungu yang kini telah bekerja. Peserta diperkenalkan dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan diajak memahami pentingnya komunikasi yang tepat dengan teman tuli. Seluruh peserta juga mengikuti praktik memperkenalkan diri menggunakan bahasa isyarat dengan menyebutkan nama masing-masing, dilanjutkan sesi tanya jawab dan kuis untuk memperkuat pemahaman.


Melalui kolaborasi dengan SLB Negeri Tanjungpandan dan IKPDB, Kemenag Belitung berharap keterampilan bahasa isyarat dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan sehari-hari. Pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk membangun lingkungan pelayanan yang inklusif, sehingga penyandang disabilitas dapat memperoleh layanan yang ramah, setara, dan sesuai kebutuhan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan narasumber. (Syarah)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan