Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
22 Oktober 2026 13:34 Syarah Oktrissyanti 17 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Bersama FKPP Peringati Hari Santri 2026, Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Kemenag Belitung Bersama FKPP Peringati Hari Santri 2026, Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Foto Kemenag Belitung Bersama FKPP Peringati Hari Santri 2026, Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Tanjungpandan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Belitung dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui upacara di Pondok Pesantren Cahaya Fajrul Islam, Desa Bulu Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kamis (22/10/2026). Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan bangsa.


Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Belitung, H. Paryanta, S.Pd., S.IP., M.Si., selaku pembina upacara. Ia membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., yang menekankan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., beserta Kasubbag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), staf pelaksana Pontren, tim humas, perwakilan berbagai seksi, Muslimat NU, BKPRMI Kabupaten Belitung, LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Belitung, Plt. Kepala Kantor Kemenhaj, serta unsur masyarakat lainnya.


Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakannya, H. Paryanta menyampaikan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa, sebagaimana para pendahulu yang berjuang mempertahankan kemerdekaan melalui semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. “Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” demikian petikan amanat Menteri Agama yang dibacakan H. Paryanta. Amanat tersebut juga mengajak para santri untuk terus belajar, mengembangkan potensi, menjaga tradisi pesantren, serta terbuka terhadap kemajuan zaman demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa uang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung dan bingkisan Al-Qur’an kepada pondok pesantren. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan sekaligus dukungan bagi keberlangsungan pembinaan santri. Amanat Menteri Agama juga menegaskan tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, yang diharapkan terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.


Suasana peringatan semakin semarak melalui penampilan para santri dari sejumlah pondok pesantren, meliputi pidato, hadrah, syarhil Qur’an, dan puisi berantai. Dua santri yang bertugas sebagai pembawa acara turut menghidupkan suasana dengan pembawaan jenaka yang mengundang tawa dan meningkatkan antusiasme tamu undangan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi peserta, panitia memberikan piagam penghargaan serta bingkisan kepada para santri yang tampil.


Kegiatan ditutup dengan foto bersama yang melibatkan tamu undangan, ustaz dan ustazah, serta para santri, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Melalui peringatan Hari Santri 2026, Kemenag Kabupaten Belitung bersama FKPP dan pemerintah daerah berharap sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (Syarah)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan