Terpilih dari 600 Pendaftar, Kepala KUA Badau Wakili Bangka Belitung di Bootcamp AI Enabled Kemenag RI
TANGERANG, BANTEN – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Badau, Lutfi Alawi, terpilih menjadi salah satu dari 40 peserta se-Indonesia dalam Bootcamp AI Enabled Advance Facilitator, program penguatan kompetensi fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dengan isu perlindungan keluarga. Lutfi menjadi perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setelah lolos seleksi dari total 600 pendaftar secara nasional.
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama Republik Indonesia, rberlangsung di Grand Hotel Serpong, Tangerang, Banten, pada 14-16 Oktober 2026.
Bootcamp dibuka secara resmi oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, didampingi Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Jaja Zarkasyi, dan dihadiri oleh Staf khusus Menteri Agama Gugun Gumilar.
Dalam sambutannya, Jaja menegaskan bahwa para peserta hadir bukan karena usulan, melainkan melalui proses seleksi. “Peserta yang datang adalah orang-orang terpilih, bukan usulan,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Zayadi berharap para peserta, yang terdiri dari penyuluh agama dan penghulu, dapat meningkatkan kompetensi diri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pembinaan calon pengantin dan ketahanan keluarga.
Sesi materi pertama tentang Perlindungan Keluarga dalam Perpektif kekinian dibawakan oleh Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar. Selama tiga hari, peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan untuk menguasai pemanfaatan teknologi AI dalam memfasilitasi bimbingan perkawinan agar lebih efektif, relevan, dan menjawab tantangan keluarga masa kini.
Lutfi Alawi berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata. “Mudah-mudahan ini dapat diamalkan sebagai peningkatan kompetensi dan bermanfaat untuk instansi, khususnya di KUA Badau,” tuturnya. (Lutfi)
Bagikan Berita